FREEPORT: Bisnis Orang Kuat vs Kedaulatan Rakyat

Ini merupakan karya terbaru saya, yang mengupas perusahan tambang raksasa Freeport. Diterbitkan Penerbit Buku Kompas, buku setebal 367 halaman ini sudah mulai dipasarkan.

BERITA MEDIA

(CNBC Indonesia) Soal Freeport, Dua Capres Didesak Perhatikan Warga Papua

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia berhasil membeli 51% saham Freeport Indonesia dan dari jumlah itu 10% saham bisa dinikmati oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah...

OPINI

Divestasi Freeport dan Tambang Underground

Ferdy Hasiman, Peneliti pada Yosefardi.com/PT Alpha Rereasrch Database Indonesia Pada 13 Januari 2016, manajemen Freeport Indonesia (Freeport) telah melakukan penawaran 10,64% saham tahap pertama kepada pemerintah...

Testimoni tentang buku FREEPORT: Bisnis Orang Kuat vs Kedaulatan Rakyat

Mahfud MD, Guru Besar Hukum Tata Negara dan Ketua MK Periode 2008-2013

Ferdy dapat dipandang sebagai orang yang tahu tentang Freeport dengan segala dimensi persoalannya, Apa yang diuraikan Ferdy dalam bukunya bukan soal sepele, melainkan soal-soal yang selama ini menjadi pertanyaan atau misteri bagi banyak orang, yakni masalah kehadiran Freeport yang ternyata menjadi rumit karena melibatkan pebisnis kuat sehingga rentan mereduksi kedaulatan negara.

Adnan Topan Husodo, Koordinator (ICW)

Buku ini menyuguhkan informasi yang sangat detail bagaimana praktik dan tarik-menarik kekuasaan untuk mendapatkan pengaruh paling besar sehingga dapat mengendalikan surga sumber daya alam terbesar di Indonesia. Kronologis dan analisis yang disajikan dalam buku ini menambah referensi cukup signifikan tentang bagaimana logika kekuasaan dengan berbagai cara bekerja untuk mengontrol sepenuhnya sumber daya alam yang paling memikat di eranya,